Jakarta Puncaki Peringkat Polusi Global karena Kualitas Udara Merosot

1701232598-1024x683-1.webp

Kualitas udara di Jakarta anjlok ke tingkat tidak sehat pada Selasa pagi, menjadikan kota ini predikat sebagai kota paling tercemar di dunia. Berdasarkan data IQ Air, situs pemantau kualitas udara, pada pukul 06.10 WIB, kualitas udara di DKI Jakarta dinilai tidak sehat dengan angka 175 berdasarkan konsentrasi PM2.5 sebesar 90 mikrogram per meter kubik.

Konsentrasi tersebut 18 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM2.5 mengacu pada partikel di udara yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer, yang dapat berbahaya bagi kesehatan manusia, kelompok hewan sensitif, dan tumbuh-tumbuhan, selain berdampak pada nilai estetika.

Situs tersebut merekomendasikan agar warga menghindari aktivitas di luar ruangan dan memakai masker jika harus keluar rumah. Ia juga menyarankan untuk menutup jendela untuk mencegah udara luar yang kotor memasuki rumah.

Data yang sama menunjukkan bahwa Medan (Indonesia) mengikuti Jakarta sebagai kota paling tercemar kedua secara global, dengan peringkat 170, diikuti oleh Kinshasa (Kongo) pada peringkat 159, Riyadh (Arab Saudi) pada peringkat 139, dan Delhi (India) pada peringkat 129.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 593 Tahun 2023 yang membentuk Satgas Pengendalian Pencemaran Udara untuk mempercepat upaya penanganan pencemaran udara.

Ruang lingkup gugus tugas ini meliputi pengembangan Prosedur Operasi Standar (SOP) pengelolaan pencemaran udara di Provinsi DKI Jakarta, pengendalian pencemaran udara dari kegiatan industri, pemantauan kualitas udara secara berkala, dan penilaian dampak kesehatan.

Selain itu, gugus tugas ini akan fokus pada pencegahan sumber polusi, termasuk sumber yang bergerak dan tidak bergerak, mengatasi gangguan, dan menangani keadaan darurat. Hal ini akan memberlakukan uji emisi kendaraan wajib, memperbarui transportasi umum, mengembangkan pilihan transportasi ramah lingkungan, meningkatkan ruang hijau, mendorong penanaman pohon, dan melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas udara.

Selain itu, pihaknya akan mengawasi kepatuhan terhadap peraturan perizinan terkait polusi udara dan mengambil tindakan penegakan hukum terhadap pelanggarnya.

0 Replies to “Jakarta Puncaki Peringkat Polusi Global karena Kualitas Udara Merosot”

  1. situs slot says:
    Your comment is awaiting moderation.

    Saya beruntung bahwa saya mendeteksi web blog ini, persis info yang saya cari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top